Tak Tarik Djoko, SBY Lecehkan DPR

Headlines | Tue, Apr 26, 2011 at 10:00 | Jakarta, matanews.com

Marzuki Alie

Marzuki Alie

Suara DPR untuk mendesak Presiden SBY menarik Djoko Susilo dari kursi duta besar Swiss sudah bulat. Bila langkah itu tidak ditempuh, DPR menganggap pemerintah sama saja dengan melecehkan lembaga legislatif.

Desakan itu, menurut Ketua DPR Marzuki Ali, karena  DPR merasa kritikan Djoko soal kunjungan kerja para wakil rakyat ke luar negeri sudah berada di luar kewenangannya sebagai seorang duta besar.

“Saya dukung, malah agak lebih ekstrim lagi ya. Menlu harus menegur keras dan menindak duta besarnya itu. Kalau tidak ditarik itu sama saja dengan pelecehan terhadap DPR. Ingat lho DPR itu lembaga negara yang sejajar dengan presiden,” tegas Marzuki menjawab matanews.com, Selasa 26 April 2011.

Marzuki menilai, tugas seorang duta besar adalah sebagai wakil negara untuk di luar negeri, bukannya malah mengurusi para representatif rakyat dalam negeri. Meskipun Djoko pernah menjadi anggota DPR, sambung politisi Partai Demokrat itu, bukan berarti dia berhak mengeritisi DPR periode sekarang.

“Memang dia juga sudah pernah di DPR, tapi kan kondisinya sudah lain antara DPR masa dia dengan yang sekarang. Tugas-tugasnya pun berbeda,” terang Marzuki.

Menurutnya, tak selalu kunjungan ke luar negeri itu buruk. Marzuki menerangkan bahwa terkadang ada beberapa tugas yang dilakukan demi memenuhi panggilan dari negara yang mengundang para wakil rakyat dan ada pula undangan yang tak bisa ditolak.

Misalnya kunjungannya ke China, baru-baru ini, dalam rangka memenuhi undangan dari perdana menteri dan ketua parlemen negara tirai bambu tersebut. Namun, pada saat yang hampir bersamaan itu pula, Marzuki mendengar kritikan Djoko soal kunker DPR ke luar negeri. Karenanya sebagai Ketua DPR, dia merasa tersinggung.

Nggak enak juga saya mendengarnya waktu sedang berada di China. Itu pun sebetulnya bukan urusan dia. Pak Djoko tidak tepat posisinya mengeritik kita, dia kan di pemerintahan jauh di bawah levelnya dan nggak tahu persis kerja DPR apa saja,” tutupnya.

Sebelumnya Djoko mengeritisi kunker DPR ke luar negeri karena dianggapnya sering tidak tepat waktu dan sasaran yang ingin dicapai tidak jelas.

“Misalnya berkunjung ke negara-negara di Eropa pada musim panas. Padahal, pada waktu itu anggota Dewan di Eropa sedang masa reses dan tidak ada di tempat,” ujar Djoko.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Ketua DPR bidang Politik dan Keamanan Priyo Budi Santoso meminta agar SBY segera menarik Djoko dari Kedutaan Besar RI di Swiss. Alasannya karena mantan anggota dewan dari Fraksi PAN itu dianggap tak layak mengeritik DPR.

“Kalau yang mengeritik masyarakat atau LSM, itu bisa diterima,” imbuh Priyo. (mar/ham)

Share

Read Also:

 

There are 20 Comments posted

  1. DPR juga semestinya ngaca, biarpun lembaga tinggi negara, selama ini DPR tidak mau menerima kritik..

    jibril pada April 26th, 2011 @ 19:05
  2. Ya, anggota dewan jangan mau turun tahta jadi menteri……..pamali

    aik pada April 26th, 2011 @ 22:43
  3. emang yang pantas ngritik DPR siapa? TUHAN doank???

    fay pada April 26th, 2011 @ 23:27
  4. Marzuki menilai, tugas seorang duta besar adalah sebagai wakil negara untuk di luar negeri, bukannya malah mengurusi para representatif rakyat dalam negeri <<< Mungkin Bpk Djoko menilai sbg RAKYAT yg prihatin ngliat klakuan anggota DPR

    Menurutnya, tak selalu kunjungan ke luar negeri itu buruk <<< Scr tdk lgsg mengakui kebanyakan KUNJUNGAN ke luar negeri BURUK!!!

    Kalau tidak ditarik itu sama saja dengan pelecehan terhadap DPR. <<< Kritik membangun dibilang PELECEHAN???? WTF!!!!

    rodex pada April 27th, 2011 @ 00:20
  5. salam hormat untuk Pak Dubes yang sudah berani mengungkap pendapatnya , buat bang juki … ente itu makin jaaauuuuuh aja dari hati rakyat .. malu demokrat punya kader yang kederr seperti ini … sumpah ngga bakal ada yang milih muka lu lagi di 2014… Pak Dubes kalaupun gara2 kasus ini anda dipulangkan jangan takut Pak … jabatan dan hidup hanya amanah dari Allah … jangan seperti si juki… jabatan bikin sombong merasa orang paling penting yang harus dihormati didunia ini .. padahal mending tukang becak makan dari hasil keringat sendiri… nah ini kerja kaga jelas makan dari pajak rakyat… busuuk.

    nugie pada April 27th, 2011 @ 11:09
  6. Maaf pak Marzuki, jika demikian sikap bapak, bapak tidak pantas jadi wakil kami. Begitupun anggota DPR lain yang keukeuh memperjuangkan dan membenarkan jalan-jalan ke luar negeri. Saya mendukung tindakan pak Djoko sebagai Dubes Swiss, semoga Dubes-dubes lain juga tidak menerima kedatangan anggota DPR ke negara tempatnya bertugas tanpa agenda yang jelas.

    Annisa Rahmalia pada April 27th, 2011 @ 12:00
  7. Kalok denger pak marzuki ingat pak harmoko

    IWH pada April 27th, 2011 @ 15:05
  8. juki nih udah keilangan urat malu

    marjuki peli pada April 27th, 2011 @ 15:21
  9. [...] Bang Djuki, menganggap bahwa Djoko yang “jauh di bawah levelnya, dan ngga tahu persis DPR kerja DPR apa saja” (tapi lebih tahu DPR jalan-jalan ke mana saja), perlu ditindak karena sudah dianggap melecehkan DPR. [...]

    Pelecehan yang Layak « Wong [cuma] Iseng [saja] pada April 27th, 2011 @ 18:59
  10. Udah ketauan nih anggota DPR gelap mata, gak bisa merhatiin substansi kritik bener apa enggak…. malah ngurusin layak tidaknya mengkritik berdasarkan jabatan. Kalau mereka emang kerjanya bener, gak bakalan panik dikritik. Tapi kalo mereka emang tukang jalan2 doang, ya ini buktinya…langsung panik dan menyerang pribadi sang pengkritik.

    Sakjames pada April 27th, 2011 @ 20:06
  11. Huaaaaaaaaaaaaa…..pak juki malu ya kok sampai ngadu ke presiden truss minta ke presiden untuk memulangkan Dubes yg ada di Swiss sadar sabar prihatin pak ingat kata2 ini pak sama juga mengambil jatah maupun piring seseorang jangan gitu pak juki kalau malu dengan adanya kritikan ini jangan mencari2 kesalahan seseorang truss ngadu ke president segala katanya anda sebagai ketua DPR….??? coba panggil satu persatu siapa saja yg pernah ke luarnegri dan tanya pada mereka apa hasil mereka ke luar negri adakah itu semuanya untuk keperluan DPR/DPRD serta pemerintahan hasil apa yg mereka dapatkan adakah laporan mereka……???Coba saling self corection pak dengan kritikan ini yg mana yg salah yg mana yg benar nanti yg menilai juga rakyat kok…jangan mentang2 jadi ketua DPR truss bertindak se enak nya pak ingat pak rakyat kita masih banyak yg menderita…….!!!kalau panik cukup sendirian pak jangan bawa2 orang lain !!!
    Sepantas nya mendapatkan kritikan kalau tingkah laku wakil rakyat jalan2 ke luar negri karena yg melihat rakyat Indonesia yg berada di Swiss…….Hidup pak Joko Susilo kita selalu berada di blakang pak jangan takut maju truss pak demi rakyat kita yg menderita.

    bambang pada April 27th, 2011 @ 23:27
  12. makin aneh aja si marzuki alie ini, cuma ketersinggungan dia aja yg dipikirkannya, ketersinggungan rakyat kepada dia ndak dia perhatikan, seperti tersinggungnya rakyat dg sikap arogannya yg memaksakan gedung dpr yg baru harus dibangun tidak masuk dalam otaknya.

    fery. s pada April 27th, 2011 @ 23:35
  13. Marzuki rakyat akan menarik kamu jatuh kan pulang kampung pada election berikut. Tugas studi banding tidak ada gunanya, buktinya negara makin miskin. Kita sudah ada internet, lihat saja studi banding melalui situs negara, itu lebih hemat, daripada ngabisin uang negara alasan saja studi banding padahal hanya foya-2. Jempol untuk Dubes Swiss yang berani melecehkan pekerjaan DPR. Ngapain juga DPR keluar Negri, sudah ada perwakilannya kan yaitu DUBES2.

    Linda Misi pada April 28th, 2011 @ 04:43
  14. Mudah2an Pak Joko malah jadi bagus karirnya karena keberaniannya mengkritik wakil rakyat.. Siapa yg dimusuhin dan dizalimin sama DPR malah laku.. Sri Mulyani contohnya.. hehehe

    Riant pada April 28th, 2011 @ 05:19
  15. Pak Djoko kan mantan anggota DPR, dia tahu persis kelakuan sejawatnya. Setelah jadi Dubes, jad jengkel juga lihat para Wakilnya.
    Ayo, kita buat dukungan moral lewat FB atau Twitter atau lainnya uuntuk Pak Djoko Susilo, seperti yg pernah dibuat untuk Sdri kita, Prita.

    gunawan pada April 28th, 2011 @ 08:51
  16. dari jaman dulu, founding fathers negeri ini gak pernah kunjungan kerja kayak anggota DPR ke luar negeri, tapi liat bagaimana Syahrir menggebrak dengan pemikiran yang mendalam, bagaimana soekarno berpikir jernih untuk menguatkan konsep filosofi dan dasar kenegaraan, bagaimana kartini menjadi inspirasi kaum perempuan, bagaimana para pemuda bergotong royong membangun negeri ini menjadi negeri yang kuat…. tapi sekarang anggota DPR loba gaya minim hasil… RUU numpuk gak pada beres…
    “Jangan tanya apa yang negara berikan untuk Anda anggota DPR, tanya apa yang anda berikan untuk negara?”

    Marzuki layak dipertanyakan semangat patriotismenya?atau emang oportunisme,,,,
    ????

    Rakyat pada April 28th, 2011 @ 08:52
  17. Dede juki…muke lo aja di foto udah panik sepanik-paniknya..kenapa lo harus desak SBY buat turunin Djoko Susilo…Walau ane juga gak tahu yang namanya studi banding, tapi ane tahu rasanya mahal ke luar negeri kayak apa…Jangankan itu, ane aja yang kerja di luar negeri kadang maunya tamasya tapi modal dewe yeee..apalagi temen2 ente dede juki yang rata2 udah susah keluar negeri dan baru punya passport seminggu sebelum pada berangkat..itupun bayar ke calo rembus ke DPR pula…hahaha..malu donk dede juki..ane mah sudah jera nyoblos yang salah..pake minta perlindungan jg lagi ama menirnya..weleh-weleh,,mental kompeni banget..bukan indonesia kaleeeee…

    Gallagher pada April 28th, 2011 @ 17:35
  18. Sumpah nyesel milih PD pemilu kemarin, tambah ngaco n kacau negara ini. Betapa sombongnya seorang Marzuki, tipe manusia yang dikritik langsung amarah yang digede in. Apa hasil kerja anggota DPR yang studi banding ke LN? Tentengan belanjaan? Coba dipublikasikan apa yang mereka kerjakan selama di LN, biar rakyat tau mereka kerja apa enggak.

    Ayo saya dukung gerakan Dukungan untuk Pak Joko Susilo dan gerakan Turunkan Marzuki!!!!

    diana pada April 28th, 2011 @ 18:18
  19. Kami sebagai Rakyat Indonesia yang sudah merasa tertipu oleh sika si JUKI mendoakan si JUKI yang Arogan tidak mau nerima kritikan agar cepat-cepat lengser tidak terhormat dari JABATANNYA, amiiiiieeen..

    Buar Bapak Joko yang sangat terhormat, semoga bapak sekeluarga mendapatkan lindungan dari Tuhan YME.. amiiiiieen..

    Rakyat Cinta RI pada April 28th, 2011 @ 23:25
  20. [...] · Tak Tarik Djoko, SBY Lecehkan DPR | matanews.com [...]

    matanews.com mata news | Cieny atau Ci Eny sama saja… pada July 15th, 2011 @ 19:26

Post Your Comment