
Agusrin M Najamudin/ist.file
Gubernur Bengkulu Agusrin Maryono Najamudin mengatakan, mengantisipasi kekurangan daya listrik saat Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Juni 2010, pihaknya akan mengoperasikan sembilan genset yang dibeli dengan harga sekitar Rp5,5 miliar.
“Kita akan antisipasi kekurangan listrik saat MTQN tersebut dengan menyiagakan sembilan buah genset berkapasitas besar,” katanya di Bengkulu, Senin.
Sebelumnya akan dilakukan kerja sama dengan PLN setempat agar selama MTQN tidak ada lagi kekurangan daya yang mengakibatkan pemadaman, sehingga disepakati memakai mesin genset yang dapat menghasilkan daya sebesar 5 MW.
Genset tersebut akan beroprasi saat MTQN saja atau terhitung lima belas hari sebelum dan sesudah penyelenggaraan.
Pengadaan sembilan genset tersebut sudah diprogramkan mengingat aktivitas manusia selama MTQN di Bengkulu akan mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dari sebelumnya, sehingga otomatis akan membutuhkan pasokan listrik yang lebih banyak lagi.
PLN sendiri, katanya, sudah mempersiapkan diri untuk pengoperasian genset tersebut, terutama memperbaiki jaringan distribusi termasuk sarana pendukung lainnya, sehingga bila mesin itu datang semua sudah siap dioperasikan.
Beberapa travo yang sudah tua akan diperbaiki, sehingga dapat menampung daya lebih besar, sedangkan jaringan sampai daerah pedalaman juga ikut diperbaiki, agar masyarakat desa dapat menyaksikan kegiatan MTQN dari rumahnya melalui televisi.
Gubernur mengajak semua warga Bengkulu menyukseskan MTQN tersebut, apalagi Bengkulu mayoritas warganya pemeluk agama Islam.(*an/z)
Share Send to Twitter Email this article
Read Also:
