
Jusuf Kalla/ist.file
Mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengusulkan, jika pemerintah jadi membeli pesawat kepresidenan maka pengelolaan operasionalnya sebaiknya diserahkan ke PT Garuda Indonesia atau PT Pelita Air Service.
“Kalau memang dibeli, pesawat kepresidenan itu sebaiknya diserahkan operasionalnya ke PT Garuda atau PT Pelita,” kata Jusuf Kalla di Jakarta, Senin.
Pernyataan Kalla tersebut diungkapkan menanggapi pertanyaan seputar rencana pembelian pesawat kepresidenan oleh pemerintah.
Lebih lanjut ia menjelaskan, selain biaya pembelian pesawat yang mahal maka akan ada biaya operasional dan perawatan yang mahal. Oleh karena itu, tambahnya, akan lebih efisien jika diserahkan ke PT Garuda Indonesia atau PT Pelita Air Service.
Kalla juga menjelaskan bahwa pada tahun 2007 ada usulan untuk membeli pesawat kepresidenan. Usulan itu dilatarbelakangi mahalnya biaya sewa pesawat kepresidenan yang hingga sekitar Rp250 juta per jamnya.
“Waktu itu solusi yang saya usulkan bukan membeli pesawat, tetapi kita minta Garuda atau Pelita membeli dan kita nanti menyewanya,” kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu.
Menurut dia, saat itu (2007) sebenarnya rencana tersebut sudah dijalankan oleh PT Pelita Air Service di bawah pimpinan Samudra Sukardi.
Ia menuturkan, saat itu sudah ada kecocokan untuk membeli pesawat bekas jenis Airbus A320 dengan harga hanya sekitar 35-40 juta dolar AS. “Pelita waktu itu sudah bayar tanda jadi sebesar Rp1 miliar dan sudah kirimkan pilot serta awaknya untuk dilatih di Perancis,” kata Kalla.
Menurut perhitungkan, dengan pola seperti itu yakni pesawat yang beli PT Pelita dan Sekneg tinggal menyewa jika akan digunakan Presiden/Wapres maka harga sewanya menjadi lebih murah, yakni hanya sekitar Rp100 juta per jam.
Namun, kata Kalla, tiba-tiba saja rencana tersebut dibatalkan. “Waktu itu tiba-tiba dibatalkan. Saya tidak tahu siapa yang membatalkannya,” katanya heran.
Kalla mengaku lebih merasa heran lagi ketika saat ini muncul pemberitaan rencana pembelian pesawat kepresidenan baru.(*an/z)
Share on Facebook Send to Twitter Email this article
Read Also:

