Klub Persebaya Surabaya mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kepada PSSI terkait hukuman larangan pertandingan tanpa penonton serta denda Rp30 juta yang diberikan oleh komisi disiplin (komdis) PSSI.
Kuasa Hukum Persebaya M. Sholeh mengatakan, secara hukum tidak ada hukuman divonis dua kali dengan kasus yang sama. Untuk itu harus dipertanyakan.
“Kasus Persebaya melawan Arema telah divonis oleh komdis tanggal 21 Januari, namun pada sidang tanggal 28 Januari lalu Persebaya kembali divonis,” katanya usai mengajukan PK di Kantor PSSI Jakarta, Senin.
Pada sidang komdis pada tanggal 21 Januari, Persebaya mendapat hukuman denda Rp 250 juta percobaan karena melakukan tindakan rasis serta mengganti kerusakan bus Arema sebesar Rp5 juta.
Sedangkan pada sidang kedua tanggal 28 Januari, komdis PSSI menambah hukuman Persebaya dengan membayar Rp30 juta pada PSSI dan satu kali pertandingan tanpa penonton yaitu saat menjamu Sriwijaya FC.
“Sanksi yang diberikan komdis tidak bisa dibanding, jadi kami mengajukan PK. Kami berharap PK bisa disetujui oleh Ketua Umum PSSI,” katanya menambahkan.
Dengan mendapatkan PK, kata dia, Persebaya memperoleh kesempatan menyelanggarakan pertandingan dengan mendapatkan dukungan penuh dari suporter.
Ia menambahkan, pendapatan dari suporter merupakan nyawa bagi Persebaya. Meski mendapat bantuan dari APBD, peran dana dari suporter sangat diperlukan.
“APBD tidak boleh digunakan untuk membayar gaji pemain. Jadi keberadaan dana dari suporter sangat penting bagi Persebaya. PK Arema saja diterima, Persebaya juga harus bisa,” katanya dengan tegas.
Selain mengajukan PK, Persebaya juga mengajukan banding atas sanksi komdis saat pertandingan tandang melawan Persib Bandung. Saat itu Persebaya berkewajiban membayar Rp50 juta pada Persib.
Selain itu suporter Persebaya yang lebih dikenal dengan bonek dihukum hingga tahun 2014 tidak boleh mendukung saat laga tandang.
“Itu jelas cukup memberatkan. Berdasarkan TPF yang dibentuk Persebaya, tidak ada manajemen yang menyuruh berangkat. Itu harus dipertimbangkan oleh komdis,” katanya menegaskan.(*an/z)
Share on Facebook Send to Twitter Email this article
Read Also:

