Inter Jagoan Derby Milano

Sport | Mon, Jan 25, 2010 at 09:36 | Jakarta, matanews.com

ITALY SOCCER SERIE AInter Milan menguasai Milan dengan memenangkan derby Milano atas AC Milan 2-0 di Giuseppe Meazza, Senin (25/1) dinihari WIB. Kemenangan itu diraih Inter dengan hanya bermodalkan 10 pemain di tengah lapangan.

Dalam  partai yang juga disebut sebagai derby Della Madonnina ini, pemain Inter, Sneijder, diusir wasit ke luar lapangan pada paruh laga. Bahkan, menjelang akhir pertandingan Inter juga harus kehilangan Lucio. Namun, Inter Milan tetap superior.

Hasil ini menjadikan Inter Milan belum terkalahkan oleh AC Milan. Dari dua pertemuan di musim ini, Nerazzurri selalu memenangkan derby. Sebelumnya, Inter menghabisi Milan 4-0.

Sukses mengalahkan Milan juga makin mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen. Kini, Inter unggul sembilan poin dari tim tetangga.

Pertandingan yang mempertemukan dua tim elit Serie A ini memang berjalan panas dan menegangkan. Tensi tinggi yang mewarnai setiap derby menjadikan pertandingan cukup mendebarkan bagi para pendukung.

Inter yang bertindak sebagai tuan rumah langsung menggebrak pertahanan Milan. Mereka hampir mencetak gol saat Sneijder melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Kiper Dida terlambat mengantisipasinya. Beruntung, bola tidak meluncur ke gawangnya.

Begitu bola dikuasai kiper Julio Cesar, Inter kembali mengendalikan permainan. Sneijder untuk kedua kalinya membuat pertahanan Milan kalang-kabut. Absennya Alessandro Nesta yang masih cedera memang membuat pertahanan Milan sedikit bermasalah.

Saat pertandingan berjalan sepuluh menit, gawang Dida akhirnya kebobolan. Striker Diego Milito membuka gol Inter setelah mendapat umpan matang dari Goran Pandev. Peluang bagus itu segera dimanfaatkan oleh El Principe. Inter unggul 1-0.

Gol itu makin menaikkan semangat pasukan Jose Mourinho. Pandev kembali memberi umpan kepada Milito. Kali ini, tendangan striker Argentina ini masih bisa diblok oleh Dida.

Inter tampaknya berhasil memaksimalkan serangan balik untuk menghadirkan mimpi buruk bagi pertahanan Milan. Apalagi, tim tamu kesulitan menghadapi kecepatan serangan balik Beneamata.

Namun, permainan apik Inter terganggu saat Sneijder dikartu merah karena memprotes keputusan wasit Gianluca Rocchi. Pemain asal Belanda ini bertepuk tangan ke arah wasit atas keputusannya terhadap Lucio yang dinilai melakukan pelanggaran. Tanpa berpikir dua kali, wasit langsung mengkartu merah Sneijder.

Menghadapi lawan yang bermain dengan sepuluh orang, semangat Milan makin tinggi. Sebaliknya, Inter sedikit gugup menghadapi serangan pasukan Leonardo.

Memasuki babak kedua, Milan sedikit di atas angin. Mereka mengambil inisiatif penyerangan dan hampir menyamakan kedudukan. Sayangnya, sundulan Borriello masih bisa ditepis Julio Cesar yang tampil cemerlang dalam derby tersebut.

Leonardo kemudian memasukkan gelandang enerjik Clarence Seedorf menggantikan Gennaro Gattuso. Masuknya gelandang asal Belanda ini memang berhasil menghidupkan permainan Rossoneri.

Milan seperti bangkit dan makin aktif melakukan tekanan.

Meski mendapat tekanan, Inter tetap bisa berbalik mengancam pertahanan Milan. Duet Milito dan Pandev menjadi momok bagi tim tamu. Dan dari kerjasama yang alot striker Makedonia yang direkrut dari Lazio  di menit ke-65 berhasil melewati tembok pemain dan menembus gawang Milan.

Pada menit-menit terakhir, Milan mendapat hadiah penalti menyusul handball Lucio. Akibat pelanggarannya, bek asal Brasil ini dikartu merah.

Penalti itu seharusnya bisa memperkecil kekalahan Milan. Sayangnya, Ronaldinho gagal menyelesaikan eksekusinya. Julio Cesar sukses mementahkan penalti Ronaldinho.  (*dbs/ham)

Share

Read Also:

 

Post Your Comment