Prajurit Perbatasan Dapat Tunjangan Khusus

Headlines | Sat, Jan 23, 2010 at 20:31 | Yogyakarta, matanews.com

RAPOR 100 HARI KERJA

Purnomo Yusgiantoro/*ant.file

Prajurit TNI yang menjaga daerah perbatasan, termasuk pulau-pulau terluar Indonesia akan mendapatkan tunjangan khusus selain gaji yang diterima setiap bulannya.

Menurut Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, sekarang tinggal menunggu perpres (peraturan presiden) tentan tunjangan khusus ini keluar. “Ini termasuk dalam program 100 hari kerja di kementrian pertahanan,” katanya Purnomo Yusgiantoro di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, tunjangan khusus tersebut sudah sewajarnya diberikan kepada prajurit TNI yang menjaga daerah perbatasan karena segala resiko yang harus ditanggung saat menjalankan tugas juga cukup berat, selain gaji yang relatif sedikit, rata-rata sekitar Rp1,75 juta per bulannya.

Ia mencontohkan, prajurit TNI yang menjaga Pulau Nipah di perbatasan Singapura harus rela berpisah dengan keluarga selama enam atau sembilan bulan, air yang sulit diperoleh, dan tidak ada penerangan.

“Dengan kondisi yang ada, sudah sewajarnya ada tunjangan khusus. Selain itu, di pulau itu pada awalnya hanya ada satu kompi pasukan, tetapi kini sudah ditambah menjadi satu pleton dan kementerian juga sudah menyumbang alat untuk memberikan penerangan,” ujarnya.

Namun demikian, ia menyatakan besaran tunjangan tersebut tidak akan bernilai satu kali gaji, karena kondisi negara yang juga terbatas, apalagi anggaran negara lebih diutamakan untuk kesejahteraan rakyat.

“Saya selalu mengatakan, agar anggota TNI minum pil sabar dulu. Yang penting, kami sudah berupaya untuk mengusahakan yang terbaik,” katanya yang menyebut terdapat sekitar 9.000 prajurit yang kini menjaga perbatasan. (*an/bo)

Share

Read Also:

 

Post Your Comment