
Indra J Piliang/ist.file
Politisi Partai Golkar Indra J Piliang menilai pernyataan staf khusus presiden Andi Arif, yang melemparkan kesalahan pada Jusuf Kalla atas skandal Bank Centuri, karena memberi perintah penangkapan Robert Tantular, cenderung tendensius dan bertujuan mengalihkan perhatian.
Selain itu kata Indra Piliang, Andi Arif terlalu bersemangat dalam merespon skandal yang merugikan negara Rp6,7 triliun ini, karena posisinya bukan sebagai jubir kepresidenan. “Meski demikian, saya senang jika tudingan ini keluar dari pihak kepresidenan, dan mudah-mudahan pernyataan itu atas koordinasi dengan presiden,” ujar Indra di Jakarta, Kamis.
Untuk diketahui kata Indra, 10 bulan lamanya (25 Novenber 2008-30 September 2009) tidak ada koordinasi dan komunikasi antara JK dengan Sri Mulyani. Itu terjadi, karena Sri Mulyani katanya protes pada SBY, kenapa harus melapor pada dua orang yakni SBY dan JK.
“Bagaimana mungkin Jusuf Kalla yang mendapat laporan soal perampokan Bank Century tidak memerintahkan polisi untuk menangkap Robert Tantular,” ujarnya.(*z)
Share on Facebook Send to Twitter Email this article
Read Also:


tendensius itu maksudnya apa ya..?mungkin maksudnya tenda kali
bukan tenda kali……! klo ga tau tanya’o sama gusur…..!