Apakah anda ingin mempertahankan ketajaman pandangan anda saat usia anda bertambah? Mengkonsumsi banyak ikan yang berisi asam lemak omega-3 dapat membantu, demikian saran dari satu penelitian baru.
Di antara 1.837 orang yang memiliki tanda awal penurunan makula yang berkaitan dengan usia (AMD), orang yang mengkonsumsi paling banyak asam lemak omega-3 30 persen lebih mungkin untuk menghadapi perkembangan bentuk maju penyakit tersebut dalam waktu 12 tahun dibandingkan dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi paling sedikit omega-3, kata beberapa peneliti.
Dr John Paul SanGiovanni dari National Eye Institute di National Institutes of Health di Bethesda, Maryland, dan rekannya melaporkan temuan mereka di dalam American Journal of Clinical Nutrition, Amerika.
AMD adalah memburuknya retina, kondisi yang menjadi penyebab utama kehilangan pandangan di kalangan orang dewasa lebih tua di AS. Sebanyak 1,75 juta orang Amerika dan 3,35 juta orang Eropa mengalami AMD yang cukup parah sehingga merusak daya pandang mereka, kata para peneliti itu.
Meskipun ada beberapa pengobatan bagi penyakit tersebut, mereka menambahkan, pengobatan itu memiliki keefektifan terbatas, mahal, dan dapat mengakibatkan komplikasi serius.
Karena peradangan tampaknya terlibat dalam proses AMD, dan asam lemak omega-3 memiliki dampak anti-peradangan, mereka mengatakan, sebagaimana dilaporkan Reuters Health, nutrisi tersebut memiliki potensi untuk membantu memperlambat perkembangan penyakit.
Untuk melakukan penyelidikan, SanGiovanni dan rekannya menganalisis data dari Studi Penyakit Mata Yang Berkaitan Dengan Usia, suatu percobaan klinik yang dikelola oleh National Institute of Health, untuk menyelidiki pendekatan yang berdasarkan gizi guna mencegah dan mengobati AMD.
Semua peserta studi terbebas dari AMD tingkat lanjut pada setidaknya satu mata, tapi memang memiliki satu tingkat awal penyakit. Selama masa 12 tahun, sebanyak 20 persen orang di dalam studi saat ini terserang AMD “kering”. Dalam kondisi itu, jaringan pusat retina menghilang.
Sebanyak 32 persen terserang AMD “basah”, atau neovascular AMD. Dalam kondisi tersebut, pembuluh darah tidak normal tumbuh di makula.
Orang yang mengkonsumsi paling banyak dua jenis makanan utama asam lemak omega-3 docosahexaenoic acid (DHA) menghadapi kemungkinan 30 persen lebih kecil untuk terserang AMD “kering” maupun “basah” dibandingkan orang dengan konsumsi paling sedikit asam lemak omega-3, demikian temuan para peneliti itu.
Mereka yang mengkonsumsi paling banyak DHA dan EPA memperoleh sebanyak 11 persen kalori mereka dari omega-3, dibandingkan dengan sebanyak satu persen kalori pada orang dengan konsumsi paling sedikit DHA dan EPA.
“Hasil kami, jika dikonfirmasi oleh studi lain dan dikembangkan oleh percobaan klinik, mungkin membawa kepada pengembangan campur-tangan yang berharga murah, mudah dilaksanakan dan diterima secara luas guna mencegah perkembangan AMD tingkat lanjut,” demikian kesimpulan SanGiovanni dan timnya.(*an/z)
Share Send to Twitter Email this article
Read Also:
