Kurs rupiah terhadap dolar Amerika dan Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) pada penutupan pasar, Rabu (23/12) siang, berada dalam kondisi kompak, yakni sama-sama menguat.
Kurs rupiah bertengger di posisi 9.495 atau menguat lima poin dibandingkan pembukaan perdagangan pagi tadi 9.500 per dolar. Rupiah menguat karena dolar yang kembali melemah terhadap rupiah.
Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), menguat 3,55 poin atau 0,14 persen ke posisi 2.471,19.
Pada penutupan pasar siang, saham yang menguat mencapai 54 dibanding yang melemah sebanyak 73 dan 70 tidak berubah. Volume perdagangan mencapai 1,495 miliar saham dari 36.055 transaksi dengan nilai Rp893,982 miliar.
Bursa di kawasan Asia seperti indeks Hang Seng turun 10,21 poin (0,05 persen) ke posisi 21.081,83, Nikkei 225 menguat 194,56 atau 1,91 persen menjadi 10.378,03, dan Indeks Singapore Strait Time juga naik 14,42 poin (0,51 persen) ke level 2.838,24.
Sementara saham yang menguat di antaranya Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 13.100, Lonsum (LSIP) naik Rp 200 ke Rp 8.150, Astra International (ASII) naik Rp 150 ke Rp 34.250, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 17.100, Astra Agro (AALI) naik Rp 100 ke Rp 22.300, Mayora Indah (MYOR) naik Rp 225 ke Rp 4.200. (*an/ed/ham)
Share on Facebook Send to Twitter Email this article
Read Also:

