
pembangkit listrik Geothermal di Selandia Baru/ist/file
Pembangunan konstruksi pembangkit listrik yang memanfaatkan potensi tenaga panas bumi atau “geothermal” di kawasan Ungaran, Kabupaten Semarang, mulai dilaksanakan pada tahun 2010.
Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Jawa Tengah Teguh Dwi Paryono, di Semarang, Minggu, mengatakan, rencana pembangunan pembangkit listrik tersebut sudah memasuki tahap teknis, berupa penjadwalan konstruksi.
Ia mengharapkan, tahap administrasi teknis untuk membangun pembangkit listrik dengan nilai investasi mencapai Rp3 triliun tersebut segera selesai akhir tahun ini, sehingga tahun depan bisa dimulai,” katanya.
Ia mengatakan, pembangkit yang akan masuk menjadi bagian dari sistem interkoneksi Jawa-Bali ini mampu menghasilkan daya sekitar 50 Megawatt.
Ia menuturkan, selain di wilayah Ungaran, masih terdapat potensi panas bumi lain di Jawa Tengah yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Sejumlah potensi panas bumi di antaranya berada di wilayah Guci, Kabupaten Tegal; Pegunungan Dieng; kawasan Baturaden, Kabupaten Banyumas; Telomoyo serta Gunung Lawu.
Ia mencontohkan pembangkit listrik tenaga panas bumi di kawasan Pengunungan Dieng yang mampu menghasilkan daya hingga 60 Megawatt.
“Pembangkit di Dieng sebenarnya masih bisa dikembangkan lagi, sehingga daya yang dihasilkan lebih besar,” katanya.
Ia menjelaskan, pembangkit yang ada di Dieng saat ini hanya satu unit, padahal potensi panas bumi di kawasan itu didesain untuk empat unit pembangkit.
Menurut dia, potensi panas bumi lain yang mulai dilirik yakni di kawasan Guci dan Baturaden yang diperkirakan mampu menghasilkan listrik masing-masing 100 Megawatt dan 175 Megawatt.
Pemanfaatan potensi panas bumi untuk memenuhi kebutuhan listrik, kata dia, sesuai dengan program nasional untuk meningkatkan daya hingga 10 ribu Megawatt.
Ia mengatakan, dari 10 ribu Megawatt tersebut. 40 persen di antaranya akan dipenuhi dari pembangkit listrik tenaga panas bumi.(*an/z)
Share Send to Twitter Email this article
Read Also:

[...] on the project can be found here (original link in [...]
inilah saatnya untuk terus mengembangkan sumber enrgi dari alam untuk memenuhi kebutuhanlistrik di indonesia