Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa siang ditutup menguat tipis 0,40 poin atau 0,02 persen ke level 2.406,83.
Sementara nilai tukar rupiah melemah 25 poin pada posisi 9.440 dibandingkan pembukaan tadi pada level 9.415 per dolar Amerika.
Analis Riset PT Valbury Asia Securities Krisna Dwi Setiawan, dalam kajiannya, mengatakan, penguatan indeks berlanjut namun dengan tekanan yang sangat lambat karena perdagangan saham kurang bergairah.
“Naiknya indeks praktis didominasi oleh atraksi tunggal saham Astra Grup yang melonjak lebih dari empat persen,” katanya.
Ia menambahkan, Astra yang sebelumnya tertekan aksi jual masif karena khawatir suku bunga global segera naik, kini menjadi saham yang paling diuntungkan oleh perubahan sentimen global sejak G-20 memutuskan untuk mempertahankan stimulus ekonominya.
Selain itu, lanjutnya, sentimen bursa saham global yang mulai beranjak positif sejak akhir pekan lalu semakin diyakinkan oleh keputusan para menteri keuangan negara-negara G20 yang akan mempertahankan berbagai stimulus ekonominya.
“Keputusan tersebut memperkuat hasil FOMC meeting sebelumnya untuk menahan tingkat suku bunga The Fed tetap rendah untuk rentang waktu tambahan,” ujarnya.
Sementara beberapa saham di kawasan Asia ditutup naik, diantaranya Hang Seng menguat 187,91 poin ke level 22.395, Nikkei-225 naik 122,15 poin ke level 9.927 dan Indeks Straits Times juga menguat 18,50 poin ke posisi 2,711.
Transaksi saham yang terjadi sebanyak 37.056 kali dengan jumlah saham yang berpindah tangan mencapai 1,713 miliar lembar dan nilai Rp1,368 triliun. Sebanyak 63 saham naik, 108 saham turun dan 50 saham tidak bergerak. (*an/ham)
Share on Facebook Send to Twitter Email this article
Read Also:

