Wajah Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro tampak selalu sumringah selama berada di pos pengamanan perbatasan Entikong (Kalimantan Barat)-Tebedu (Malaysia Timur), akhir pekan lalu.
Dia juga terlihat menikmati berbagai hiburan yang diadakan para prajurit TNI yang bertugas di pos pengamanan itu. Bahkan, ia turut berjoget “poco-poco” dan “sajojo” dengan para prajurit TNI.
Saat berjoget, Purnomo diangkat dan digendong beramai-ramai oleh para prajurit.
“Wah senang sekali, makanya saya bela-belain datang ke sini meski sedang sakit,” kata Purnomo sambil memegang tenggorokannya, yang kata dia, sedang sakit dan serak.
Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, itu menambahkan, “Ini bentuk komitmen saya, bahwa daerah perbatasan dan aparat yang bertugas di sana harus lebih diperhatikan. Jadi, meski sakit saya hadir. Komitmen itu mahal,” katanya.
Purnomo didampingi Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya TNI Didik Heru Purnomo dan Panglima Kodam VI/Tanjung Pura Mayjen TNI Tono Suratman sepanjang Sabtu (7/11) siang meninjau perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat. Perbatasan yang ditinjau itu sepanjang 1.020 kilometer.
Masalah perbatasan dan pulau-pulau terluar menjadi program utama Departemen Pertahanan dalam seratus hari pertama pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
Terkait itu, pemerintah akan meningkatkan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan dan pemberian tunjangan khusus bagi prajurit TNI yang bertugas di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar, demikian Purnomo. (*an/ham)
Share Send to Twitter Email this article
Read Also:
