Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menampik isu bahwa tiga kepala staf di jajaran TNI diganti karena membangkang.
Menurut Panglima TNI, penggantian tiga kepala staf angkatan sudah direncanakan sejak lama dan bukan mendadak.
Ditemui di Istana Negara, Senin, ia mengatakan, penggantian tiga nama calon kepala staf angkatan sudah lama diajukan Mabes TNI sebagai salah satu bentuk regenerasi di tubuh organisasi TNI.
“Untuk regenerasi lah. Setelah ini kan penyiapan untuk penggantian saya. Jadi disiapkan, kan panglima harus dari kepala staf angkatan jadi udah direncanakan. Tidak tergesa-gesa dan semuanya sudah dalam perencanaan,” ujarnya.
Djoko menegaskan, tidak ada kaitan penggantian dengan pembangkangan. “Oh, enggak ada. Kita semuanya dalam proses pembinaan. Terencana ya. Semua terencana. Bagian dari rutinitas berkala,” katanya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan melantik tiga perwira tinggi TNI sebagai Kepala Staf Angkatan, masing-masing Letjen TNI George Toisutta sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, Laksamana Madya TNI Agus Suhartono sebagai Kepala Staf Angkatan Laut, dan Marsekal Madya TNI Imam Sufaat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara.
Letjen TNI George Toisutta dilantik menggantikan Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Laksamana Madya TNI Agus Suhartono menggantikan Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno dan Marsekal Madya TNI Imam Sufaat menggantikan Marsekal TNI Subandrio. (*an/ham)
Share Send to Twitter Email this article
Read Also:
