Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rabu (4/11), ditutup menguat. IHSG bertengger pada level 2.371,86 atau naik 37,75 basis poin (1,62%) dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya, yaitu 2.334,94 ditopang oleh saham-saham pertambangan.
Sementara nilai tukar rupiah menguat pada level Rp9.517 atau naik 30 poin dibandingkan pembukaan pagi tadi Rp9.600.
BI Rate yang tetap bertengger pada posisi 6,5% tidak banyak memengaruhi penutupan IHSG hari ini.
Volume perdagangan hari ini mencapai Rp4,08 triliun, di mana 151 saham tercatat naik, 39 saham turun dan 204 saham tidak mengalami perubahan.
Saham-saham di sektor pertambangan yuang menjadi penggerak pasar adalah PT Bumi Resources Tbk yang naik Rp175 menjadi Rp2.475, PT Aneka Tambang Tbk naik Rp175 menjadi Rp2.350, saham PT Adaro Indonesia Tbk naik Rp50 menjadi Rp1.560 dan saham PT Indotambang Raya Megah naik Rp1.400 menjadi Rp7.150.
Saham-saham bluechip yang mendorong ‘hijau’-nya IHSG adalah saham Telkom yang naik Rp250 menjadi Rp8.600 dan saham PT Semen Gresik Tbk menjadi Rp7.150.
Adapun, saham-saham yang menunjukkan penurunan adalah PT Unilever Indonesia Tbk menjadi Rp10.200 atau turun Rp100, saham PT Excelcomindo Pratama Tbk menjadi Rp1.750 atau turun Rp100, saham Gudang Garam Tbk turun Rp350 menjadi Rp15.200 dan saham PT United Tractor Tbk menjadi Rp14.500.
Indeks saham di Asia juga menguat, seperti Hang Seng menguat 374,71 poin (1,76%) ke level 21.614,1, Indeks Komposit Shanghai naik 14,31 poin (0,46%) ke level 3.128,54, Indeks KOSPI naik 30,01 poin (1,94%) ke level 1.579,93 dan Indeks Nikkei-225 naik 41,36 poin (0,42%) ke level 9.844,31. (*dbs/edy/ham)
Share on Facebook Send to Twitter Email this article
Read Also:

