IHSG dan Rupiah Melemah

Headlines | Wed, Oct 21, 2009 at 12:50 | Jakarta, matanews.com

indeksbeiIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu siang atau sesi pertama ditutup melemah 25,82 poin (1,03 persen) ke level 2.476,39.

Sementara rupiah terdepresiasi 50 poin menjadi  9.440 per dolar AS.

Analis Riset PT Valbury Asia Securities Krisna Dwi Setiawan, dalam kajiannya, Selasa mengatakan, koreksi indeks satu persen pada perdagangan saham hari ini dipastikan tidak sesuai dengan harapan investor pada umumnya, saat bangsa ini melantik presiden terpilih yang menang pemilu secara mutlak dan ketika indeks bursa saham regional cenderung menguat.

“Saham-saham unggulan dilanda aksi jual, termasuk saham yang sebelumnya terlihat sangat kuat seperti ADRO, BBRI, PGAS dan BUMI,” katanya.

Ia menambahkan, sebagian saham unggulan seperti saham sektor perbankan dan otomotif yang menjadi penopang rally indeks selama ini diyakini telah mencapai harga wajarnya.

“Jika masih mengandalkan saham tersebut untuk terus memacu indeks, karena sentimen saham sektor lainnya seperti saham komoditas belum dapat diandalkan, maka pasar membutuhkan upgrade valuasi yang signifikan,” ujarnya.

Bursa Asia saat IHSG tutup bergerak melemah. Indeks Hang Seng melemah 31,38 poin (0,14 persen) ke posisi 22,353.58, Nikkei-225 naik 7,40 poin (0,07 persen) ke level 10,344.24, dan Straits Times juga menguat 12,78 poin (0,47 persen) di posisi 2,698.25.

Transaksi saham yang terjadi sebanyak 52.755 kali dengan jumlah saham yang berpindah tangan mencapai 2,302 miliar lembar dan nilai Rp1,814 triliun. Sebanyak 28 saham menguat, 150 melemah, 54 stagnan atau tidak bergerak. (*an/ham)

Share

Read Also:

 

Post Your Comment