Polisi Harus Cari Ikon Baru

Hasil Pilpres | Sat, Oct 10, 2009 at 15:54 | Jakarta, matanews.com

adrianus-melialaPasca tewasnya dua tersangka teroris Syaifusin Zuhri dan Syahrir pada penggerebekan di Ciputat, Tangerang, kemarin, membuat era pemberantasan terorisme di Indonesia mengalami antiklimaks. Lantaran itu, pihak kepolisian harus mencari ikon baru agar penegakan hukum terhadap pelaku terorisme dapat terus berlanjut.

Menurut kliminolog dari Universitas Indonesia Andrianus Meliala, polisi memang layak mendapat apresiasi atas keberhasilannya membasmi para gembong terorisme.

“Sampai sejauh ini polisi sudah berhasil dalam penanganan tindak pidana terorisme. Tapi hendaknya Polri tetap bekerja. Tetap aktifkan sistem intelejen di setiap daerah, agar sisa-sisa terorisme bisa diberantas sampai ke akar-akarnya,” ujar Andrianus Meliala saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (10/10).

Selain itu, ujarnya, tindakan selanjutnya adalah memberikan pencerahan kepada masyarakat, melalui Departemen Agama (Depag) dan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).

“Dua instansi pemerintah ini harus mampu mengubah wajah pemberantasan terorisme melalui pencerahan kepada masyarakat,” paparnya.

Melalui pencerahan tersebut, masyarakat harus diyakinkan bahwa tindakan terorisme merupakan perbuatan melanggar hukum dan bisa membawa negara ke gerbang kehancuran (*Edy/bo)

Share

Read Also:

 

Post Your Comment