Sumut Kekurangan Ulama

Headlines | Fri, Aug 14, 2009 at 06:35 | Medan, matanews.com

Provinsi Sumatera Utara sebagai provinsi terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, ternyata mengalami kelangkaan ulama. Direktur Pendidikan Kader Ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Prof.Dr.Ramli Abdul Wahid kepada wartawan di Medan, Kamis, mengatakan, Sumut mengalami kelangkaan ulama, karena zaman tampaknya menuntut umat Islam saling berpacu demi keberhasilan dunia.

Selain itu, krisis ulama tersebut juga dikarenakan paham-paham atau berbagai aliran yang diyakini menyimpang dari ajaran Islam, sehingga paham tersebut banyak mengaburkan pemahaman para generasi juang penerus Islam.

Kaburnya pemahaman mereka mengenai Islam tersebut, menjadikan umat khususnya remaja enggan untuk menelusuri ajaran-ajaran Islam. Paham-paham yang menyimpang tersebut diantaranya pemikiran sekuler.

Lebih dari itu, lanjutnya, perkembangan dunia saat ini dengan berbagai gemerlap kehidupan yang menggiurkan ternyata mulai menggeser orientasi kehidupan beragama umat Islam ke arah komersial.

Para remaja kini lebih banyak mempelajari ilmu pengetahuan umum dan mulai kurang tertarik untuk mendalami ilmu-ilmu agama Islam secara “kaffah”. Remaja Islam saat ini berpandangan bahwa mendalami ilmu agama Islam kurang membawa kesejahteraan bila dibandingkan menguasai ilmu dunia.

Menurut dia, Sumut saat ini hanya memiliki sekitar beberapa ulama padahal sekitar tahun 70-an memiliki begitu banyak ulama, bahkan hampir setiap daerah memiliki 5 sampai 10 ulama terkemuka. “Langkat, misalnya, dulu terkenal sebagai daerah yang memiliki banyak ulama,”ujarnya.

Ketua MUI, Sumut, Prof. Dr. H Abdullah Syah mengatakan, kelangkaan ulama itu merupakan hal yang sangat memprihatinkan. Untuk itu, perlu pembinaan kader-kader ulama di masa depan yang akan meneruskan dakwah Islam ke seluruh dunia, maka MUI Sumut terus berupaya mencetak ulama masa depan melalui jenjang pendidikan kader ulama (PKU) untuk mengantisipasi krisis ulama tersebut.(*an)

Share

Read Also:

 

Post Your Comment