Ramadhan Tarif Hotel Turun 25%

Korporasi | Wed, Aug 5, 2009 at 02:35 | Makassar, matanews.com

Ilustrasi

Ilustrasi

Bulan Ramadhan mendatang tarif hotel di Makassar dipastikan turun hingga 25 persen, sebagai salah satu cara untuk mengatasi anjloknya tingkat hunian hotel.

Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga, sudah menjadi siklus tahunan tingkat huni hotel akan anjlok hingga 35 persen selama Ramadhan.  “Para operator hotel juga akan menawarkan paket berbuka puasa bersama. Kedua cara ini dilakukan hotel untuk meperkecil defisit anggaran operasional hotel,” ujarnya kemarin di Makassar.

Pengoperasian lantai demi lantai dan kamar demi kamar, juga dilakukan untuk menghemat listrik dan tenaga kerja. Hal lain yang dilakukan adalah menyelenggarakan program pelatihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia hotel, tambahnya.

Selain itu juga melakukan general cleaning annual renovation atau renovasi tahunan untuk mempercantik kembali tampilan hotel, katanya.

Turunnya tingkat okupasi hotel pada bulan Ramadhan bukan saja terjadi di Makassar tetapi juga terjadi di kota-kota lainnya.  “Fullbooked hotel itu diperkirakan hanya akan terjadi pada saat menjelang puasa saja. Karena memasuki bulan puasa biasanya okupasi hotel akan kembali turun,” kata Ketua Surabaya Tourisme Promotion Board (STPB), Yusak Anshori.

Hunian hotel diperkirakan hanya akan mencapai sekitar 50-60 persen di bulan puasa dari kondisi normal sebesar 80 persen, ujarnya.

Kondisi okupansi Hotel tersebut, bertolak belakang dengan bidang food and baverage. Pihaknya melihat justru food and baverage (F&B) akan mengalami peningkatan karena banyak yang akan mengadakan acara buka puasa bersama. (*AN)

Share

Read Also:

 

Post Your Comment