JK Diganggu SMS Anti-Tionghoa

Headlines | Sat, Jul 4, 2009 at 15:07 | Surabaya, matanews.com

Layanan pesan singkat lewat handphone atau SMS (short message service) berisi “JK anti-Tionghoa” beredar di Surabaya menjelang kampanye pasangan Capres/Cawapres Jusuf Kalla-Wiranto ke Jatim.

“Kami mengutuk keras kampanye hitam yang ingin menggagalkan dialog kami dengan Capres Jusuf Kalla itu,” kata Ketua Komite Tionghoa Indonesia Peduli Pemilu (KTIPP), Hendy Prayogo, di Surabaya, Sabtu.

Ia menjelaskan KJTIPP merupakan komite independen yang ingin mendorong partisipasi positif dai etnis Tionghoa dalam menunaikan hak dan kewajiban politiknya, termasuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2009.

“Karena itu, kami sering memfasilitasi parpol dan calon pemimpin untuk bertemu konstituen Tionghoa. Pekan lalu, kami berdialog dengan Cawapres Prabowo Subianto,” katanya.

Setelah itu, katanya, pihaknya mengundang Capres JK untuk bertemu etnis Tionghoa di Surabaya pada Sabtu (4/7) malam. Tapi justru muncul “gangguan” SMS seperti itu sejak 2-3 hari menjelang acara dengan tujuan untuk memboikot acara dialog KTIPP-JK itu.

Secara terpisah, Ketua Tim Kampanye Daerah (Kamda) JK-Wiranto di Jatim, H. Kuswanto, mengaku pasangan JK-Wiranto memang ingin memaksimalkan kampanye putaran terakhir di Jatim pada tanggal 4 Juli.

“Pak Jusuf Kalla sendiri akan marathon ke Pamekasan, lalu melanjutkan perjalan dengan naik helikopter dan dua pesawat Puma ke Bondowoso, Sidogiri (Pasuruan), Tumapel (Malang), dan akhirnya bertemu etnis Tionghoa di Surabaya pada Sabtu malam,” katanya.

Sementara Cawapres H. Wiranto, katanya, akan berkampanye di Lamongan, Surabaya, dan bergabung dengan Capres JK di Malang. “Di Surabaya, Pak Wiranto menghadiri apel banser di depan kantor PWNU Jatim yang diikuti 2.500 anggota Banser se-Jatim,” katanya. (*Bo/An)

Share

Read Also:

 

Post Your Comment