
Luwuk kekurangan ribuan tenaga guru/wp
Pemerintah Kabupaten Banggai di Sulawesi Tengah melaporkan hingga pertengahan tahun 2009 masih kekurangan sekitar 10.000 guru untuk berbagai bidang studi dan pada semua tingkatan sekolah.
“Tapi kekurangan guru itu paling banyak pada tingkatan SD dan SLTP (SMP dan Madrasah Tsanawiyah) di semua kecamatan,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Banggai, Arifin Lasadam kepada wartawan, kemarin di Luwuk.
Ia mengakui kalau daerahnya setiap tahun diberikan jatah oleh pemerintah pusat dalam hal pengangkatan guru PNS untuk semua tingkatan sekolah, namun jumlah formasinya sangat kecil dan jauh dari kebutuhan. “Kami setiap tahun selalu mengusulkan pengangkatan guru dalam jumlah memadai, namun jatah yang diberikan sangat kecil,” tuturnya.
Namun demikian, kata Lasadam, pada tahun 2010 akan mengupayakan peningkatkan jumlah tenaga pengajar SD dan SLTP dalam jumlah memadai melalui formasi penerimaan seleksi PNS. “Kami sudah berkonsultasi dengan Bagian Kepegawaian Pemkab untuk meningkatkan formasi penerimaan guru pada seleksi PNS mendatang, dan sudah ada komitmen untuk memperkecil kekurangan tersebut dalam beberapa tahun ke depan,” katanya.
Menurut dia, apabila kekurangan guru dalam jumlah besar itu terus dibiarkan berlarut-larut, maka dalam jangka panjang dengan sendirinya dapat memengaruhi mutu yang dihasilkan. “Sekarang ini memang belum terasa, tetapi tahun-tahun ke depannya bisa menyulitkan pemerintah daerah,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya tidak dapat memaksakan pemenuhan 10.000 guru PNS sekaligus dalam setahun, karena akan memberatkan anggaran daerah. Namun, seyogyanya formasi penerimaan yang diberikan dalam beberapa tahun ke depan jauh lebih banyak dibanding pengisian tahun-tahun sebelumnya. (*Bo/An)
Share Send to Twitter Email this article
Read Also:
